7 Artis Terkenal yang Diam-Diam Punya Startup Indonesia
7 Artis Terkenal yang Diam-Diam Punya Startup Indonesia
Tidak semua artis hanya mengandalkan honor syuting atau bayaran endorse. Beberapa nama besar di industri hiburan Indonesia ternyata sudah lama merambah dunia bisnis teknologi — dan hasilnya bukan sekadar coba-coba. Di 2026 ini, fenomena artis yang punya startup Indonesia semakin terlihat serius, bukan sekadar tempel nama untuk keperluan branding semata.
Banyak orang mengira keterlibatan selebriti di startup hanya sebatas investor pasif atau wajah kampanye. Faktanya, tidak sedikit dari mereka yang benar-benar terlibat dalam pengembangan produk, strategi bisnis, hingga rekrutmen tim. Dunia entertainment dan ekosistem startup ternyata punya irisan yang lebih dalam dari yang terlihat di permukaan.
Nah, siapa saja artis-artis Indonesia yang diam-diam membangun startup? Beberapa nama mungkin akan membuat Anda kaget.
Artis Indonesia yang Punya Startup dan Serius di Dunia Bisnis Teknologi
1. Raisa — Merambah Platform Musik Digital
Raisa bukan hanya penyanyi dengan jutaan penggemar. Ia diketahui berinvestasi dan terlibat dalam pengembangan platform distribusi musik indie lokal yang membantu musisi independen mendapatkan royalti lebih transparan. Startup di bidang musik tech ini menyasar masalah nyata yang Raisa sendiri pernah rasakan sebagai musisi — soal transparansi pendapatan digital.
2. Hamish Daud — Founder di Sektor Lingkungan dan Sustainability Tech
Hamish Daud sudah lama dikenal vokal soal isu lingkungan. Tidak berhenti di kampanye sosial, ia mendirikan startup yang bergerak di sustainability tech — menghubungkan petani dan komunitas nelayan dengan pasar melalui platform digital. Pendekatannya lebih ke social enterprise, tapi model bisnisnya sangat terstruktur layaknya startup pada umumnya.
Startup Artis Indonesia yang Bergerak di Bidang Gaya Hidup dan Kesehatan
3. Ria Ricis — E-Commerce Produk Ibu dan Anak
Ria Ricis adalah contoh klasik kreator konten yang berevolusi menjadi entrepreneur digital. Ia membangun ekosistem bisnis berbasis komunitas penggemarnya, termasuk platform e-commerce yang fokus pada produk ibu dan anak. Model bisnis berbasis komunitas seperti ini terbukti punya loyalitas pelanggan yang jauh lebih kuat dibanding marketplace generik.
4. Awkarin — Brand Kecantikan dengan Infrastruktur Startup
Awkarin membangun brand kecantikan yang dari luar terlihat seperti bisnis beauty biasa. Tapi di baliknya, infrastruktur teknologinya — mulai dari sistem manajemen stok, CRM pelanggan, hingga analitik data — dibangun layaknya startup tech. Tidak sedikit yang menyebut pendekatannya ini lebih maju dibanding banyak brand lokal seusianya.
5. Jerome Polin — EdTech untuk Generasi Muda
Jerome Polin, yang dikenal lewat konten matematika dan kehidupan di Jepang, ternyata serius membangun platform edtech. Fokusnya ada di pembelajaran matematika dan persiapan studi ke luar negeri — dua hal yang memang jadi identitas kontennya selama ini. Startup edtech milik Jerome ini menarik karena organik: lahir dari konten, tumbuh jadi produk.
Artis yang Terjun ke Startup Fintech dan Ekonomi Kreatif
6. Kevin Sanjaya — Investor Aktif di Startup Fintech Lokal
Kevin Sanjaya, atlet badminton yang juga selebriti di luar lapangan, diketahui aktif sebagai investor di beberapa startup fintech Indonesia. Ia bukan sekadar nama di daftar investor — Kevin terlibat dalam sesi mentoring dan jaringan atlet sebagai target market spesifik untuk salah satu produk keuangan digitalnya. Pendekatannya sangat niche, dan justru itu yang membuatnya menarik.
7. Andien — Platform Wellness dan Mindfulness
Andien membangun startup di ranah wellness tech yang menyediakan layanan mindfulness, meditasi terpandu, dan konsultasi kesehatan mental berbasis aplikasi. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat soal kesehatan mental pasca-pandemi, startup ini punya timing yang tepat. Andien sendiri dikenal sebagai selebriti yang konsisten mempraktikkan gaya hidup sehat — jadi bisnisnya terasa autentik, bukan sekadar ikut tren.
Kesimpulan
Fenomena artis terkenal yang punya startup Indonesia bukan lagi hal yang mengejutkan di 2026. Yang menarik justru adalah keseriusan mereka — banyak yang tidak sekadar menaruh nama, tapi benar-benar membangun bisnis dengan fondasi yang solid. Dari musik tech, edtech, fintech, hingga wellness, selebriti Indonesia membuktikan bahwa popularitas bisa menjadi bahan bakar awal yang kuat untuk membangun ekosistem bisnis digital.
Bagi ekosistem startup lokal sendiri, keterlibatan figur publik membawa dampak positif: akses ke komunitas yang besar, kepercayaan pasar yang lebih cepat terbentuk, dan narasi brand yang lebih manusiawi. Siapa tahu, artis favorit Anda berikutnya sedang diam-diam memfinalisasi pitch deck untuk startup pertamanya.
FAQ
Siapa artis Indonesia yang punya startup paling terkenal?
Beberapa nama yang cukup menonjol antara lain Jerome Polin di bidang edtech dan Ria Ricis di e-commerce ibu dan anak. Keduanya membangun startup yang lahir organik dari komunitas konten mereka, sehingga punya basis pengguna yang kuat sejak awal.
Apakah artis yang punya startup hanya sebagai investor atau terlibat langsung?
Tingkat keterlibatannya berbeda-beda. Ada yang berperan sebagai investor aktif seperti Kevin Sanjaya, ada pula yang menjadi founder dan terlibat langsung dalam operasional seperti Andien dan Hamish Daud. Tidak semua artis sekadar menempelkan nama mereka.
Mengapa banyak artis Indonesia mulai terjun ke dunia startup?
Artis memiliki aset unik yang sangat berharga di dunia startup: audiens yang besar, kepercayaan publik, dan kemampuan distribusi konten yang organik. Di 2026, modal sosial seperti ini sering kali lebih berharga daripada modal finansial di tahap awal bisnis.


